Dampak Positif Dan Negatif Home Schooling Bagi Anak

UNIVERSITAS GUNADARMA

SISTEM KOMPUTER S1

 

NAMA : BIEAS KULTUR SADEWO

NPM : 21112457

KELAS : 1KB04

BAB I

PENDAHULUAN

Abstraksi

Homeschooling, salah satu jenis pendidikan alternative . homeschooling memang berpusat dirumah, tetapi proses homeschooling umumnya. tidak hanya mengambil lokasi di rumah. Para orangtua homeschooling biasanya menggunakan sarana apa saja dan dimana saja untuk pendidikan homeschooling anaknya. Untuk melakukan pendidikan dan pengayaan (enrichment), homeschooling juga memanfaatkan semua infrastruktur dan sarana yang ada di masyarakat, homeschooling akan membelajarkan anak-anak dengan berbagai situasi, kondisi, dan lingkungan sosial yang terus berkembang. Orangtua seharusnya memusatkan perhatian pada anakanak,

selama mereka terjaga dan beraktivitas, kedekatan orangtua dengan anakanaknya dapat dijadikan cara belajar yang efektif dan bisa dikaitkan dengan pengalaman-pengalaman yang menyenangkan yang didapatkan dari fasilitas yang ada di dunia nyata. Pada hakekatnya, baik homeschooling maupun sekolah umum, sama-sama sebagai sebuah sarana untuk menghantarkan anak-anak mencapai tujuan pendidikan seperti yang diharapkan. Akan tetapi, homeschooling dan sekolah juga memiliki beberapa perbedaan. Pada sistem sekolah, tanggung jawab pendidikan

anak didelegasikan orang tua kepada guru dan pengelola sekolah. Pada homeschooling, tanggung jawab pendidikan anak sepenuhnya berada di tangan orang tua. Sistem di sekolah terstandardisasi untuk memenuhi kebutuhan anak secara umum, sementara sistem pada homeschooling disesuaikan dengan kebutuhan anak dan kondisi keluarga. homeschooling merupakan pendidikan alternatif, dimana orangtua berperan secara aktif dan bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan anaknya dengan menggunakan rumah sebagai basis

pendidikannya dan anak dapat belajar dengan berbagai situasi, kondisi, lingkungan sosial yang terus berkembang. Proses pembelajaran homeschooling bersifat fleksibel baik dari segi waktu dan keinginan anak untuk belajar sesuai dengan minat dan potensinya secara mandiri dan disiplin.

 

1.1           Latar Belakang

Mengetahui tentang ilmu sosial dasar, mahasiswa dianjurkan untuk mempelajari lebih banyak tentang ilmu ilmu sosial termasuk yang diajukan dari dosen yaitu dampak positif dan negative homeschooling terhadap anak, dan untuk memenuhi criteria penilaian terhadap mahasiswa.

1.2   Tujuan Penulisan

Untuk mengetahui ilmu pengetahuan tentang pengaruh / dampak dari HomeSchooling. Dan sebagian dari tugas softskill yang diberikan tugas.

1.3   Rumusan Masalah

  • Penjelasan tentang HomeSchooling ?
  • Dampak Positif dan Negatif HomeSchooling ?

1.4   Batasan Masalah

Materi atau makalah ini hanya terdiri dari sebagian penjelasan / dampak dampak dari HomeSchooling.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1    Pengertian HomeSchooling

     Homeschooling atau homeschooling (juga disebut rumah pendidikan atau pembelajaran rumah) adalah pendidikan anak-anak di rumah, biasanya oleh orang tua tapi kadang-kadang oleh para pengajar, bukan di pengaturan formal lainnya sekolah publik atau swasta. Walaupun sebelum pengenalan hukum kehadiran di sekolah wajib, pendidikan anak usia paling terjadi dalam keluarga atau komunitas, Homeschooling dalam pengertian modern adalah sebuah alternatif di negara-negara maju untuk sekolah-sekolah swasta di luar rumah atau lembaga pendidikan yang dioperasikan oleh pemerintah sipil.

Homeschooling juga dapat merujuk ke instruksi di rumah di bawah pengawasan sekolah korespondensi atau sekolah payung. Di beberapa tempat, kurikulum yang disetujui secara hukum diperlukan jika anak-anak harus home schooling. Sebuah filosofi kurikulum-bebas dari homeschooling dapat disebut unschooling, sebuah istilah yang diciptakan pada tahun 1977 oleh pendidik Amerika dan penulis John Holt di majalahnya Tumbuh Tanpa Sekolah.

Dalam hal ijazah home schooling menggunakan kesetaraan, yaitu menggunakan Ujian Kesetaraan Paket A, Paket B dan Paket C.

         

2.2    Dampak Positif HomeSchooling Bagi Anak

  1. 1.      Bisa disesuaikan dengan kebutuhan si anak
  2. 2.      Lebih memberikan peluang untuk kemandirian dan kreativitas individual yang tidak didapatkan dalam model sekolah umum.
  3. 3.      Memaksimalkan potensi anak sejak usia dini, tanpa harus mengikuti standar waktu yang ditetapkan di sekolah.
  4. 4.      Kesesuaian pertumbuhan nilai-nilai anak dengan keluarga. Relatif terlindung dari paparan nilai dan pergaulan yang menyimpang (tawuran, drug, konsumerisme, pornografi, mencontek, dsb).
  5. 5.      Biaya pendidikan dapat menyesuaikan dengan keadaan orang tua
  6. Bebas dari ancaman teman.

2.3    Dampak Negatif HomeSchooling Bagi Anak

  1. 1.      Butuh komitmen dan keterlibatan tinggi dari orang tua
  2. 2.      Sosialisasi seumur (peer-group socialization) relatif rendah. Anak relatif tidak terekspos dengan pergaulan yang heterogen secara sosial.
  3. 3.      Ada resiko kurangnya kemampuan bekerja dalam tim (team work), organisasi, dan kepemimpinan.
  4. 4.      Perlindungan orang tua dapat memberikan efek samping ketidakmampuan menyelesaikan situasi sosial dan masalah yang kompleks yang tidak terprediksi.

 

2.4    Penelitian Terhadap Homeschooling

Jenis penelitian ini ialah kualitatif deskriptif, dimana peneliti mencoba menggambarkan fenomena atau kenyataan yang tampak. Peneliti menggunakan 7 subyek yang menggikuti Homeschooling, 3 subyek laki-laki dan empat subyek perempuan dan berusia 6-12 tahun. Lokasi penelitian berada di Homeschooling Berkemas, yang dilakukan pada bulan November hingga bulan Desember. Teknik penggumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan obsevasi, dan data pendukung dari informan yang berasal dari keluarga terdekat dan tutor subyek.

Hasil penelitian secara garis besar menunjukkan bahwa anak-anak yang mengikuti Homeschooling menghadapi berbagai masalah yang berkaitan dengan kognisi atau belajar dan permasalahan psikososial yang sangat penting untuk diperhatikan. Dari ketujuh subyek hanya dua subyek yang termotivasi melihat saudaranya yang lebih dulu mengikuti Homeschooling dan ikut bergabung, sedangkan kelima subyek memiliki alasan sikap teman-teman disekolah dan sikap guru yang kurang bisa menghargai murid-murid serta tekanan prestasi di sekolah. Selain hal yang dirasakan anak-anak di sekolah adanya peran orang tua dalam menggambil keputusan menggalihkan anak-anak ke Homeschooling. Anak-anak yang mengikuti Homeschooling tunggal dan majemuk merasa kesepian karena belajar tanpa ada teman-teman, sedangkan untuk jenis komunitas merasa bosan dan jenuh karena hanya bertemu dengan beberapa teman-teman. Hasil kegiatan belajar di Homeschooling akan di laporkan dalam bentuk port folio.

BAB III

PENUTUP

3.1     Kesimpulan

jadi yang saya bisa simpulkan disini, mungkin saya ambil dari sisi negative bahwa Ada resiko kurangnya kemampuan bekerja dalam tim (team work), organisasi, dan kepemimpinan.tidak adanya ilmu sosial yang si anak dapat dari lingkungan sosial. Tidak bisa menemukan hal hal yang iya dapat sebagai mana anak anak lainnya. Dari segi mental si anak juga lebih tertekan, dan kurang adanya komunikasi dari luar akan mempersulit pergaulan dan hidup nya kelak tanpa ada pengalaman yang iya rasakan sewaktu homeschooling dirumah. disimpulkan bahwa homeschooling merupakan pendidikan alternatif, dimana orangtua berperan secara aktif dan bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan anaknya dengan menggunakan rumah sebagai basis pendidikannya dan anak dapat belajar dengan berbagai situasi, kondisi, lingkungan sosial yang terus berkembang.

         

3.2    Saran

          Penulis menyarankan untuk lebih mengetahui tentang materi atau makalah ini, tidak harus ber patok pada makalah penulis . Orang Tua seharusnya lebih mengetahui mental dan pemikiran anak-anak, agar si anak lebih mengetahui lingkungan sosial dan tidak hanya belajar dirumah.

   DAFTAR PUSTAKA

www.google.com

http://id.shvoong.com/social-sciences/psychology/2066973-problematika-anak-homeschooling/#ixzz2CtavjgF3

http://www.psikologizone.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s